Bagaimana AI mengatasi tantangan penerjemahan 'satu kata banyak makna'?
“Mesin penerjemah tradisional sering kali gagal akibat mengabaikan konteks, seperti menerjemahkan 'Apple' (perusahaan) menjadi 'apel' (buah), atau 'Spring' (pegas) menjadi 'musim semi'.”
Analisis Akar Penyebab
Keterkaitan konteks pada level dokumen penuh
O.Translator memanfaatkan context window super panjang dari GPT-4/Claude, sehingga saat menerjemahkan sebuah kata, sistem akan memperhatikan ribuan kata sebelum dan sesudahnya, bahkan seluruh isi dokumen. Teknologi ini dapat menentukan berdasarkan konteks apakah “Bank” berarti “bank” atau “tepi sungai”.
Adaptasi Domain Otomatis
Sistem akan secara otomatis mengenali jenis dokumen. Jika istilah 'Mouse' ditemukan dalam 'Dokumen Teknis IT', maka tidak akan pernah diterjemahkan menjadi 'tikus'; Jika istilah 'Nut' ditemukan dalam dokumen 'Rekayasa Mekanik', maka akan diterjemahkan sebagai 'mur', bukan 'kacang'.
Ringkasan Solusi Akhir
Berpikir seperti pakar manusia, dengan menghilangkan ambiguitas bahasa melalui pemahaman logika keseluruhan dokumen.